Kadarsah

Meteorologi dan Sains Atmosfer

Satelit Pengukur Kandungan CO2

Posted by kadarsah pada Februari 19, 2009

Pada saat ini, Ilmuwan dapat mengukur dengan akurat jumlah karbon dioksida di atmosfer, tapi proses yang mengatur konsentrasinya
di atmosfer masih menjadi misteri. Ilmuwan mengalami hambatan dalam
mengetahui sumber dan kemana CO2 di atmosfer.

Orbital Carbon Observatory (OCO), satelit baru badan antariksa Amerika, NASA, telah diluncurkan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Satelit yang diluncurkan 23 Februari itu menggunakan roket Taurus XL dariVendenberg Air Force Base di California yang memiliki kemmapuan dalam mengukur magnitude dan distribusi sumber CO2 dan tempatnya mengendap.

Misi utama OCO adalah membuat estimasi setepat mungkin sehingga dapat digunakan untuk mencari sumber dan tempat penyimpanan.
CO2. Informasi ini sangat penting dalam memperbaiki
prediksi kenaikan CO2 atmosfer yang selama ini digunakan dalam pemodelan iklim untuk mengetahui tingkat kenaikan temperatur bumi.

Satelit CCO dapat mencatat CO2 harian dan itu dilakukan sebanyak 100 ribu perhitungan dari seluruh dunia setiap hari.
Sehingga pemahaman tentang CO2 berasal serta tempat pengendapannya dapat diketahui. Selain itu satelit ini juga mengukur distribusi CO2, membawa informasi contoh dari seluruh dunia dari orbitnya di antariksa, tetapi satelit ini tidak langsung mengukur emisi CO2 dari setiap sumber ( knalpot,cerobong asap,kebakaran hutan dlln)

oco_high

Tetapi data yang dikumpulkan diolah oleh komputer dan ditampilkan melalui model yang akan menyimpulkan di mana dan kapan sebuah
sumber mengeluarkan karbon dioksida ke atmosfer.
Proses pengukuran dilakukan dalam skal kecil, hal ini dilakukan agar ilmuwan dapat membedakan pergerakan CO2 dari sumber
alami dengan gas yang berasal dari aktivitas bahan bakar fosil secara
akurat.
Pengukuran satelit ini relatif akurat sebab menggunakan tiga spektrometer beresolusi tinggi canggih OCO yang mampu menyebar
cahaya matahari yang direfleksikan permukaan bumi menjadi
beragam warna, dan dengan menganalisis warna tersebut kita dapat mengetahui kondisi CO2 di atmosfer.

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Orbiting_Carbon_Observatory
http://oco.jpl.nasa.gov/
http://www.nasa.gov/mission_pages/oco/main/index.html

Satu Tanggapan to “Satelit Pengukur Kandungan CO2”

  1. laily said

    numpang nanya,
    apa ya penetral co2 dan co????
    -makasih-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: