Kadarsah

Meteorologi dan Sains Atmosfer

Rentan Tsunami Tapi Receiver Sepanjang Pantai Minim

Posted by kadarsah pada September 5, 2007

2007-09-05 21:06:00

Jakarta – Indonesia adalah negara yang terletak di ring of fire. Artinya, Indonesia rentan bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami.

Meski rawan tsunami, namun receiver dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) yang memberitahukan peringatan tsunami di sepanjang bibir pantai masih minim. Jumlah receiver yang terpasang masih kurang dari 10.

“Padahal masyarakat di pantai sangat menunggu-nunggu info itu,” ujar Kepala BMG Sri Woro di sela-sela seminar internasional dan workshop bertajuk “Science based community preparedness and beyond” di Hotel Bumi Karsa Bidakara, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (5/9/2007).

Terkait pemasangan receiver, menurut Woro, haruslah menjadi peran aktif pemerintah daerah. Sebuah receiver harganya sekitar Rp 40-50 juta, namun manfaat bagi warga sekitar sangatlah besar.

“Kita sudah sosialisasi juga, tapi sepertinya pemda tidak terlalu tertarik. Padahal untuk antisipasi kalau ada tsunami harus sering latihan. Selain itu juga harus mencari tempat mengungsi, biar masyarakat tidak bingung mau ngungsi ke mana kalau ada tsunami,” imbuh Woro.

Dia mengatakan, tsunami yang merusak wilayah Indonesia adalah tsunami lokal. Tsunami tersebut memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di daerah pantai. Berbeda dengan tsunami di Hawaii, AS, yang butuh waktu 3 jam.

“Tidak semua pemda santai-santai kok. Ada juga yang peduli seperti Pemda Gorontalo dan Semarang,” pungkasnya. (nvt/mly)

http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/05/time/210625/idnews/826178/idkanal/10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: