Kadarsah

Meteorologi dan Sains Atmosfer

Tiga Type Pola Hujan Menurut Kirono

Posted by kadarsah pada Juli 2, 2007

Saya menemukan tiga tipe ini di situs:

http://www.starfish.ch/tauchen/Indonesien.html

menurut Kirono (2000) dengan menggunakan data curah hujan ( 1947-1998). Ada beberapa hal yang aneh dan tidak saya pahami terutama menyangkut pembagian tersebut:

1.Musim Hujan (Desember -Maret) yang dipengaruhi angin muson dari Asia Barat Daya

indonesia-wet-season.gif

2.Musim Kemarau (Mei -September) yang dipengaruhi angin muson dari Australia

indonesia-dry-season.gif

3.Musim Pancaroba/Transisi (Oktober -November)

indonesia-transition-season.gif

Keterangan:legend.jpg

Yang menjadi pertanyaan:

1.Bulan April masuk ke kondisi mana?

2. Kenapa Musim transisi/pancaroba terlihat lebih kering dari musim kemarau?

3.Apakah tidak lebih baik pembagian seperti dibawah ini:

Desember-Januari-Februari: Musim Hujan

Maret-April-Mei: Musim Transisi I

Juni-Juli-Agustus: Musim Kemarau

September-Oktober-November: Musim Transisi II

7 Tanggapan to “Tiga Type Pola Hujan Menurut Kirono”

  1. Rahmat said

    lumayan bagus

  2. isi lumayan bagus dan bs bt ajang diskusi
    tp btw sy bru pertama kenal blog ini…tlg kasih info sp ni yg bikin??tks

    rakhmat prasetia, sp
    forecaster_bmg_bali

  3. Kadarsah said

    Terimakasih atas kunjungannya.
    Pembuat situs ini:kadarsah.

    Ya, untuk topik saya tidak pernah baca secara langsung tulisan dari Sdr.Kirono, jadi kurang memahami.

    Terimakasih

  4. La An said

    tulisan yg bagus pak/bu
    tapi saya juga masih bingun dengan pembagian anda yg nomor 3
    apa dasarnya
    DJF disebut musim hujan
    MAM dan SON disebut transisi
    JJA disebut musim kemarau

    klo ada literatur yg menunjung tolong di tunjukin pak/bu

    makasih sebelumnya

    Salam
    Abd. rahman As-syakur
    Mahasiswa Ilmu Tanah Unud

    • kadarsah said

      Pembagian tersebut lebih tepatnya adalah mengikuti daerah dengan lintang tinggi dimana DJF (BBU) merupakan musim dingin dan JJA (BBS) merupakan musim panas dan di Indonesia DJF umumnya adalah musim hujan begitu juga JJA merupakan puncak musim kemarau. MAM dan SON disebut transisi karena merupakan transisi sebelum puncak musim kemarau/hujan. Tentang literatur yang detail membahas itu, sebenarnya sudah banyak tetapi yang mendefinisikan khusus tentang hal itu saya masih mencarinya.

  5. hujan di Indoesia bukan hanya berdasarkan datangnya angin muson saja, ini yang belum dimunculkan dalam tulisan ini dr maas bakti di Magelang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: