Kadarsah

Meteorologi dan Sains Atmosfer

  • Kalender

    Agustus 2007
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • a

ITCZ

Ditulis oleh kadarsah di/pada Agustus 30, 2007

Intertropical Convergence Zone atau disingkat ITCZ memiliki beberapa nama lain:

  • Intertropical Front
  • Monsoon through
  • Doldrums
  • Equatorial Convergence Zone
  • Daerah pumpunan awan aktif
  • Zona Potensi Pertumbuhan Awan
  • Daerah Konvergensi Lintas Tropis

Terlepas dari berbagai istilah tersebut, ITCZ merupakan daerah yang bertekanan rendah dengan potensi pertumbuhan awan hujan aktif yang tinggi sehingga kemungkinan untuk terjadi hujan sangat tinggi pula. ITCZ terbentuk disebabkan oleh kenaikan uair air yang hangat yang berasal dari sekitar equator.
Udara ini bergerak melalu sel Hadley ( bagian sistem dari skala makros atmosfer dalam distribusi panas dan uap air. Proses ini dilakukan melalui konveksi, dan daerah yang berada dalam ITCZ menerima 200 hari presipitasi dalam satu tahun. Untuk daerah Indonesia dapat di lihat dari gambar berikut ( wikipedia):

itcz_january-july.png

Keterangan :

Garis biru: garis ITCZ yang terjadi selama bulan Januari

Garis merah: garis ITCZ yang terjadi selama bulan Juli

Dari gambar terlihat bahwa pada bulan Januari Indonesia berada dibawah garis biru/ITCZ, hal ini mengindikasikan bahwa pada bulan tersebut Indonesia mengalami curah hujan yang tinggi ( musim hujan).

Sedang saat bulan Juli, Indonesia tidak berada dibawah garis ITCZ sehingga pada bulan tersebut Indonesia mengalami curah hujan yang rendah ( musim kemarau).

9 Tanggapan ke “ITCZ”

  1. La An berkata

    sebelumnya saya berterimaksih atas link yg bapak kasih sebelumnya

    oh iya yg benar yg mana pak
    apakah gambar atau keterangannya
    klo di gambar itu yg berwarna merah ITCZ di bulan juli sedangkan biru adalah ITCZ di bulan Januari
    ini berbeda dengan keterangan anda di bawah
    mohon penjelasan

    selain itu saya juga mau tanya
    (1) apakah ITCZ ini berhubungan dengan sirkulasi hadley. maksudnya apakah ITCZ ini merupakan daerah konvergensi sirkulasi Hadley.
    (2) apa hubungan antara angin monsun dengan sirkulasi walker. saya pernah membaca bahwa pada daerah berpola hujan monsun sangat berpengaruh terhadap kejadian ENSO, jadi saya beranggapan bahwa terganggunya siklus walker juga mengakibtakan terganggunya angin monsun. apakah anggapan itu salah? mohon penjelasan atau klo ada link yg bisa menjelaskan kejadian tersebut

  2. kadarsah berkata

    Sekali lagi terimakasih atas koreksinya dan telah saya betulkan.

    Pertanyaanya sangat sulit tapi akan saya usahakan menjawab.
    Jawaban:
    1.ITCZ dengan sirkulasi Hadley dan Walker tidak bisa memang tidak bisa dipisahkan khususnya di Indonesia.

    Sebab,sirkulasi Hadley merupakan sirkulasi arah meridional/utara-selatan dan sirkulasi ini sangat berperan dalam perubahan musim di BBU dan BBS. Selain itu dikenal Sirkulasi Walker,sirkulasi yang sangatberperan dalam pergeseran pola curah hujan sepanjang ekuatorial Samudra Pasifik.Simpul dari kedua sirkulasi berada di atas wilayah Indonesia di mana terdapat konvergensi dari sirkulasi Walker dan sirkulasi Hadley di lapisan bawah dan terdapat divergensi di lapisan bagian atas atmosfer.

    Jadi pada prinsipnya ITCZ bukan merupakan daerah konvergensi sirkulasi Hadley, walaupun kemungkinan terjadi bersamaan. ITCZ bergerak melalui sirkulasi Hadley dan kemungkinan untuk memperkuat ITCZ bisa terjadi.

    2.Keduanya di Indonesia sangat berpengaruh kuat terutama dalam mempengaruhi curah hujan.Dan Indonesia merupakan daerah berpola hujan monsun yang dipengaruhi oleh peristiwa ENSO. Hanya apakah ENSO vs angin monsun secara langsung berhubungan?

    Saya berpendapat bahwa peristiwa ( menguat/melemah) yang terjadi pada siklus Walker tidak berpengaruhi terhadap angin monsun.

    Yang jelas, saat periode El Nino, sirkulasi Walker timur melemah yang ditandai dengan melemahnya angin pasat di sepanjang ekuatorial Samudra Pasifik dan bergesernya pola curah hujan Samudra Pasifik sebelah barat ke arah Samudra Pasifik sebelah timur akibat bergesernya simpul dari sirkulasi Walker dan Hadley ke arah timur Samudra Pasifik.

    Angin monsun diakibatkan perbedaan panas antara daratan dan lautan, ada beberapa sifat angin monsun seperti yang dikemukan oleh Ramage. Angin monsun mempengaruhi Indonesia dan mengakibatkan terbentuknya pola curah hujan yang berbeda.Terdapat dua sistem angin monsun:angin monsun Asia dan Australia.Sistem tersebut sangat unik yang bergerak dari Kutub Utara sampai Kutub Selatan dalam satu musim dan kemudian membalik arah pada musim berikutnya. Sistem angin monsun tersebut tidak bersamaan dengan pola atmosfer global yang umum.

    Terimakasih
    Cogito Ergo Sum
    Kadarsah

  3. La An berkata

    sama2 pak.
    wah penjelasan yg menarik dan bikin saya tambah bingung nieh pak.

    kalo seandainya ITCA itu bukan merupakan daerah konvergensi siklus hadley, lalu apa yg menyebabkan terjadinya tekanan rendah tersebut?

    saya juga sependapat pak bahwa melamah/menguatnya siklus walker tidak mempengaruhi angin monsun, karena memang beda sumber tekanan dan arahnya. tp seperti yg kita tau bahwa efek ENSO (El Nino dan La Nina) akan sangat terlihat pada masa JJA dimana saat itu angin monsun autralia sedang berlangsung, sedangkan pada masa DJF saya ga mengerti apakah ada pengaruhnya terhadap peningkatan dan penurunan curah hujan.

    simpul sirkulasi walker tenyata ikut bergeser akibat meningkatnya suhu permukaan laut di pasifik tengah? waduh baru tau saya nieh pak.

    terimakasih informasinya pak. semakin pingin saya mempelajari iklim dan curah hujan ini

  4. nos berkata

    pak saya mo tnya, sebenarnya itcz klo bukan daerah kovergen hadley , tapi klo di gambar siklus hadley udara naik pda tekanan rendah alias equator alias doldrum tolong jelaskan ,mohon dblas lewat email

  5. kadarsah berkata

    Mohon diperjelas pertanyaanya.

  6. veza berkata

    mas punya gambar animasi monsun gak?kalo ada boleh kirim ke email saya??

  7. nos berkata

    maaf atas ketidak jelasan pertanyaan saya sebelumnya:
    pertanyaan saya: bapak bilang kalau ITCZ terbentuk disebabkan oleh kenaikan uair air yang hangat yang berasal dari sekitar equator. bagimana hubungan gerak semu mtahari terhadapa terbentuknya itcz? berpengaruh tidak? mohon penjelasan nya terima kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>