Rata-rata Curah Hujan Bulanan Indonesia (1961-1993)
Ditulis oleh kadarsah di/pada Juni 29, 2007
Berikut merupakan rata-rata curah hujan Indonesia selama 32 tahun ( 1961-1993), pola curah hujan ini sangat lengkap mengingat data yang digunakan sangat memadai 32 tahun (gambar curah hujan ini merupakan hasil riset Dr.Edvin Aldrian).

Dari gambar tersebut dapat kita analisis bahwa:
Desember-Januari-Februari merupakan musim hujan yang ditandai dengan meningkatnya rata-rata curah hujan. Sedangkan bulan Juni-Juli-Agustus merupakan musim kering yang ditandai dengan berkurangnya rata-rata curah hujan.Bulan-bulan lainnya disebut sebagai musim peralihan. Maju atau mundurnya musim hujan dan musim kemarau sangat di pengaruh oleh berbagai fenomena meteorologi diantaranya: El Nino, dan La Nina .
La An berkata
waduh informasi klimatologi yg lengkap bngat
salut saya….
tp saya mau tanya
peta2 di atas di analisis pake apa?
brp pos curah hujan yg mewakili?
makasih atas jawabannya
kadarsah berkata
Gambar diatas merupakan hasil disertasi Dr.Edvin Aldrian yang menggunakan data observasi yang terlengkap yang pernah saya ketahui.
Peta tersebut dimunculkan dengan menggunakan GrADS. Pos hujan yang diwakili sekitar lebih dari 800 buah.
Untuk lebih lengkapnya bisa didownload disini disertasi atau jurnal terkait.http://www.google.co.id/search?q=Edvin+Aldrian&hl=ja&start=60&sa=N
hendra berkata
Permisi, numpang tanya
Saya awam di bidang klimatologi,
Saya punya data curah hujan bulanan, di satu daerah semisal : 444,5
Yang mau saya tanyakan :
- Dalam satuan apa data tersebut,
- Apa yang dimaksudkan dengan data curah hujan sebesar 444,5 tersebut.
Saya memerlukan informasi tersebut
Terima Kasih Sebelumnya
Marhendra
mar.hendra@yahoo.com
kadarsah berkata
Saya hanya menduga saja sebab saya kan tidak membuat atau mengetahui proses pembuatan datanya.
-satuan data tersebut dalam mm/bulan ( milimiter/bulan).
-artinya bahwa rata-rata curah hujan yang terukur pada daerah tersebut selama sebulan sebesar 444.5 milimiter.
Proses pengukuran pada suatu daerah/tempat akan semakin baik jika pos pengukuran curah hujan semakin banyak.
Terimakasih
Kadarsah
AW berkata
saya kagum pada hasil penelitian yang ditampilkan di situs ini tapi saya bingung ……. ?
indrag berkata
Untuk Sdr Hendra (mar.hendra@yahoo.com)…
Untuk pertanyaan saudara, dan sudah dijelaskan pak kadarsah, sudah lengkap sebenarnya. Cuma nambah dikit aja nih…:)
Curah hujan 444.5 (444,5 mm dalam satu bulan), artinya dalam satu bulan turun hujan sebanyak 444,5 liter pada luasan 1 meter x 1 meter, di pos atau stasiun pengamatan tersebut.
Ini tinggi sekali, biasanya di bulan-bulan puncak musim hujan, misalnya di beberapa tempat didaerah saya si Sumatera Utara pada bulan Oktober, atau didaerah yang curah hujannya memang tinggi seperti Bogor.
Demikian, mohon koreksi….
thseto berkata
hehehee…. mengapa harus dlam luasan 1m x 1m?
aya aya wae……
donie berkata
Situs ini sangat bagus baik dari segi kualitas data maupun analisanya. Perkenalkan saya doni GIS staff WWF for forest fire project. Saya saat ini sedang membutuhkan data rata2 curah hujan bulanan untuk provinsi2 di Indonesia (terutama daerah yg memiliki tingkat kebakaran hutan yg tinggi) dapatkah saya memperoleh data curah hujan tersebut, baik dalam bentuk shapefile ataupun grafik per prvinsinya, khusus untuk tahun 2007 atau 2006. Kalau ada mungkin bs dikirimkan ke email dprihatna@wwf.or.id terimakasih sebelumnya. Saya juga mempunya banyak sekali data GIS, mungkin kita bisa share data sehingga kita bs melakukan analisis spasial yg lebih baik lagi.
kadarsah berkata
Untuk data curah hujan yang digunakan di atas saya tidak memilikinya mungkin bisa langsung menghubungi yang bersangkutan (Dr.Edvin Aldrian ) di emailnya edvin[at]webmail.bppt.go.id.
Untuk tahun 2006 dan 2007 bisa menghubungi BMG atau kalau ingin global bisa menghubungi GPCC.
yose rizal berkata
Data curah hujan rata-rata setiap propinsi bisa dilihat dimana?
Raras berkata
Mungkin bisa ke bmg kali..tapi aku gak yakin soalnya…rata-rata per propinsi sesuatu yang tidak statis.Propinsi suatu saat bisa mekar lagi..kayak banten dan Jawa Barat
Arie Febry berkata
di BMG Pusat / Klas I ada. (tapi bayar … selembar 30 rb) trus di Kehutanan juga ada. (cm rahasia)
Anonim berkata
Data CH rata2 untuk daerah2 Indonesia yg murah meriah atau gratis ada tdk??
Indah Susanti berkata
data hujan yang murah meriah? gratis ada. pake data satelit TRMM.. bisa pake yang tipe 3B43 versi 6.
kadarsah berkata
Ada bisa di lihat di tulisan
ata Presipitasi Global GPCP atau ke NOAA di situ bisa di download data curah hujan berupa angka dan bisa juga langsung di plot berupa image.
Danang Anggoro berkata
Mau tanya, curah hujan dikatakan tinggi, rendah atau sedang itu gimana penjelasannya??? Makasih
Melia berkata
Saya membutuhkan data curah hujan daerah Jawa Barat tahun 1984-1990 utnuk tugas,kira2 di mana saya bisa mendapatkannya?
Nur Rokhman berkata
Saya membutuhkan data curah hujan dan jumlah hari hujan di kepulauan Mentawai, mohon dibantu.Mksh
forstuklim berkata
untuk keperluan tersebut bisa menghubungi BMG bidang data dan informasi ( disitus BMG terdapat alamat yang bisa dihubungi).Kalau untuk data global bisa didownload di NOAA atau GPCP.
utomo berkata
Selamat siang.
Mohon bantuannya.
Saya mempunyai curah hujan bulanan maksimum dalam 10 tahun adalah 450 mm dengan hari hujan 20 hari.
Saya ingin membuat kolam penampungan untuk suatu cathmant area yang hanya seluas kurang lebih 16 Hektar.
Kolam penampungan ini saya buat untuk menampung air dari cathmant area tersebut dan diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai milik umum.
Berapa kira2 volume kolam penampungan yang harus saya buat ? (luas ?)
kadarsah berkata
Saya akan mencoba menjawab.
Dan jawaban saya tidak akan terlalu teknis menyangkut perhitungan matematika.
Untuk membuat dam atau penampungan air atau jembatan seperti di atas lebih aman dan baik memiliki data curah hujan lebih dari 30 tahun bahkan 100 tahun, dengan tujuan mendesain umur dari bangunan dan memprediksi banjir tahunan.Sehingga bisa ditentukan desain bangunan yang sesuai dengan kondisi curah hujan didaerah itu.
Curah hujan yang terjadi ( maksimum)diperlukan agar dam bisa menampung masukan air yang maksimum.
CH maksimum (450 mm)dikali 20 hari hujan dikali luas area tangkapan air hujan ( dimana hasil tangkapan air hujan tersebut dialirkan ke dam yang akan dibuat).Untuk perhitungan lebih teknis curah hujan ini (=curah hujan wilayah) dapat digunakan beberapa metode.
Beberapa hal yang harus di perhitungkan:
1.Luas tutupan vegetasi area
2.Kemiringan lahan
3.Intensitas hujan
4.Struktur tanah ( berpasir, tanah liat, dlln)
5.struktur lapisan dasar dam ( berpasir,tanah liat,cadas atau…)
Terimakasih
utomo berkata
OK.
Terima kasih atas jawabannya.
Jajat S berkata
Hanya menambahkan saja.
Di Meteorologi yang khusus membahas tentang siklus air dan aplikasinya dalam bidang desain dam,bendungan,DAS,drainase dibahas dalam Hidrometeorologi.
Berbagai metode dengan berbagai kelebihan dan kekurangan dan dengan mempertimbangakn vegetasi,ketinggian, kontur tanah dapat digunakan untuk menghitung curah hujan wilayah. Selain itu menghitung banjir tahunan, 5 tahunan dlln.
benhard berkata
Dan lebih komprehensfi lagi jika dipadukan dengan hidrogeologi serta hidrologi.
hartini berkata
saya sedang mengerjakan TA saya untuk jenjang S1, kebetulan saya ingin mengambil data spasial, kebetulan saya mo pake Sequential Gaussian Simulation, yang cocok digunakan untuk data spatial kontinu, misalnya porosity dan permeability, tapi koq nyari datanya susah.. kira2 klo data curah hujan bisa ga ya dianggap kontinu??
tapi koq otak saya belum bisa nyambung ya data curah hujan jadi data spatial kontinu (spatialnya yang geostatistik), mungkin klo data spatial lattice agak nyambung… da saran ga kira2 data spatial kontinu contohnya apa?? maaf klo pertanyaan saya mungkin salah alamat, tapi saya bener2 bingung…
yang agak sedikit mengena mungkin data daya resap tanah terhadap air, jadi bisa dijadikan studi untuk mencari daerah mana yang cocok utnuk dijadikan daerah resapan, klo seumpama saya pengen data seperti itu kira2 darimana ya??
makasih ya Pak sebelumnya……
kadarsah berkata
1.Mohon diperjelas tema tentang TA.?
2.Data yang dimaksud data macam apa yang diperlukan?
3.Data yang spatial kontinu itu yang Sdri. maksud seperti apa?
Kalau di meteorologi ( meteorologi pencemaran udara) bisa menggunakan Teori Gauss untuk mengetahui pola penyebaran asap.
Terimakasih
La An berkata
ikut bingung juga ama pertanyaannya mbak hartini
sedangkan hasil analisis spasial menggunakan geostatistik sih saya anggap sebagai sebuah pendekatan untuk menampilkan secara spasial dari sebaran hujan. analisis ini masih sah2 aja apabila masih mendekati keadaan rata2nya.
itu porositas tanah dan permeabilitas tanah ya? klo emang data itu yg dicari, biasanya dikonversi dari peta jenis tanah. tp ttap aja kasar haslnya. data hujan yg kontinyu? *ga ngerti*
faktor yg menentukkan daya resap tanah itu bnyak dan cepat bngat brubahnya, tp dr peta jenis tanah sdah bisa mendekati utk bisa mngetahui daya resap tanah. sayang bngat koefisien2 utkmngetahui hal2 tersebut susah bngat di cari. ada yg punya ga ya…..?
hartini berkata
berhubung waktunya mepet saya berencana memakai Sequential Gaussian Simulation, dimana sependek pengetahuan saya yang baru belajar tentang data spatial, dalam metode ini terdapat penyempurnaan dari Kriging dimana pada Kriging terdapat variansi yang hilang. nah biasanya metode ini digunakan untuk data spatial yang kontinu. tapi menurut saya bukan data spatial yang berbentuk lattice area. tapi lebih ke yang titik (saya agak ga yakin, maaph)atau geostatistik.
gitu.. kira2 data seperti itu contohnya apa?
rencana saya kalo seumpama datanya susah mendingan saya ganti tema aja. sebelumnya makasih atas bantuannya ya…..
Citra berkata
Saya membutuhkan data curah hujan bulanan untuk wilayah Bandung Timur. Saya sudah coba menghubungi BMG Bandung tapi disana hanya ada satu stasiun hujan yang berkaitan dengan wilayah studi saya. Selain BMG, dimana lagi yang memiliki data curah hujan untuk wilayah Bandung, terutama untuk 30tahun ke belakang?
Terima kasih.
kadarsah berkata
Silakan akses data di (dan download data yang sesuai):
1.http://www.cru.uea.ac.uk/~mikeh/datasets/global
2.ftp://ftp.ncdc.noaa.gov/pub/data/gpcp
3.ftp://ftp.ncdc.noaa.gov/pub/data/gpcp/version1
4.http://precip.gsfc.nasa.gov link yang mudah dan interaktif.
5.ftp://ftp.ncdc.noaa.gov/pub/data/globalsod
Trims
asyafe berkata
Wawasan bapak buanyak & dinamis banget..salut saya!. Senang berkenalan, great article!
Salam hangat.
Dhana Permana berkata
Saya tertarik dengan curah hujan dan saya ingin membuat thesis untuk master, dan saya ingin data tersebut adalah data curah hujan jakarta untuk beberapa tahun kebelakang dan data tersebut saya jadikan perkiraan cuaca untuk beberapa bulan kedepan, pertanyaan y
1. bagaimana saya bisa mendapatkan data bmg tentang curah hujan, apakah kontak langsung dengan Bp.Edvin Aldrian atau saya langsung ke BMG langsung.
2. Ada Saran atau komentar yang bisa mendukung penulisan saya
Terimakasih sebelumnya
Salam
Permana
kadarsah berkata
Terimakasi atas pertanyaannya.
1.Data silahkan bisa menanyakan dulu ke BMG atau ke Pak Edvin secara langsung menyangkut data mana yang dibutuhkan dan persyaratan lainnya.
2.Saya belum bisa berkomentar lebih jauh mengingat:
a)metode apa yang akan digunakan untuk prediksi?
b)kalau memang model yang akan digunakan model apa?
Salam,
Kadarsah
Ari berkata
kebantu banget buat tugas meteorologi tropis nh pak. boleh mnta penjelasan tentang karakteristik temperatur dan kelembaban di daerah tropis, khusus asia, indonesia dan amerika latin. atau link yang membahas ttg itu?
kadarsah berkata
Terimakasih atas tanggapannya.
berikut beberapa link yang terkait dan silahkan diliat yang memungkinkan:
http://kadarsah.wordpress.com/2007/06/29/data-meteorologi-wyoming/
http://kadarsah.wordpress.com/2007/08/07/link-meteorologi/
http://kadarsah.wordpress.com/2008/07/31/link-meteorologi-ii/
Untuk data tentang Indonesia:
http://www.bmg.go.id/data.bmg?Jenis=Teks&IDS=7304622262647624655
http://iklim.bmg.go.id/index.jsp ( tentang klimatologi, silakna di cek satu persatu link dibawahnya).
http://www.bmg.go.id/data.bmg?Jenis=Teks&IDS=3093805704743005223 ( ada artikel yang bisa didownload).
Trims
Semoga membantu
Kadarsih berkata
Tingkat akurasi pemodelan nya sebesar apa ya?
Kenapa Jakarta banjir terus….
Btw,
Kamana wungkul euy
kadarsah berkata
Tingkat akurasi pemodelan memang perlu terus dikembangkan sebab hambatan didaerah katulistiwa adalah banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi iklim/cuaca.
suPan berkata
saya sangat awam sekali tentang krimatologi (mohon bantuannya)
saya ingin bertanya…
Apakah bisa, jika saya ingin melakukan prediksi curah hujan dengan menggunakan salah satu algoritma optimasi heuristic, yaitu Algoritma Genetika(dimana prediksi yang dihasilkan mampu menggambarkan hasil yang non-linier), dengan menggunakan data time series curah hujan??
Kira-kira faktor apa saja sih yang mempengaruhi besar-kecilnya curah hujan dan faktor apa saja yang mempunyai pola perulangan yang continue?
Terima kasih
suPan berkata
Oiya,,apakah bapak mempunyai data numerik curah hujan 1970-2008?
jika ada mohon kesediaanya untuk mengirimkan ke email saya supantari@gmail.com
(saya sdh berusaha search di internet tp belum ktmu format yang pas dan cencerung bingung membacanya)
Mohon bantuannya…
kadarsah berkata
Mohon maaf data tersebut tidak ada tapi bisa didownload dari data global .Di situs-situs NOAA atau GPCP.
kadarsah berkata
Mungkin bisa di cari disitus yang alamatnya telah saya berikan di atas.
Rosmina Zuchri berkata
kalo ada data hujan harian 1996-2006
bgmn menghitung hujan rata2 setiap bulan dan juga rata2 hujan tahunan.
apa ada metode untuk menghitungnya.
sy sdng d Malaysia
thanks
Rossy
kadarsah berkata
Saya kira untuk menghitung rata-rata bulanan/tahunan bisa digunakan rumus statistik biasa.
Dengan menjumlahkan jumlah curah hujan harian trus membagi dengan banyaknya hari.
chita84 berkata
saya sangat awam masalah klimatologi, saat ini saya sedang mengerjakan tesis di bidang interior/arsitektur dengan studi kasus di daerah Bandung, tepatnya di daerah Bandung selatan.
disebutkan bahwa Bandung memiliki curah hujan rata-rata 190.2 mm, bisa tolong diartikan buat saya apa maksud dari data tersebut? apakah itu termasuk daerah dengan curah hujan tinggi? apa yang dimaksud dengan curah hujan tinggi?
terimakasih banyak.
kadarsah berkata
Artinya Bandung memiliki curah hujan rata-rata sebesar 190,2 mm nah ini harus diperjelas apa rata-rata perbulan atau pertahun?
Untuk lebih jelas bisa dipelajari:
http://iklim.bmg.go.id/image/BANDUNG.jpg
http://iklim.bmg.go.id/prakiraanmusim.asp?Jenis=URL&IDS=7771171148953487785
http://www.bmg.go.id/data.bmg?Jenis=Teks&IDS=3449599169746188273
http://www.bmg.go.id/data.bmg?Jenis=Teks&IDS=8178662916109517430
Semoga membantu
imran gunawan tambunan berkata
mas minta tolong dong punya referensi peta curah Hujan Jakarta bulan november 2007 kalau ada kirim ke e-mail saya : imrangt@yahoo.co.id Thanks be for
stainless tanks berkata
Bulan” ini hujan mulai tiba segera sedia jas hujan bagi yang berpergian.
Yessy berkata
Sy bs minta data hujanny tdk?untk tgs hidroMeteorologi,.kalau bs,tlg d krm k email yessy2612@yahoo.co.id
arkan x berkata
mas saya mau tanya:
1.apa yang di maksud dengan curah hujan..?
2.apa yang menyebabkan terjadi/turunnya hujan es..?
3.dan bagaimana proses terjadinya hujan asam..?
tlg kirim ke blog saya…..http://arkansape.blogspot.com
sebelumnya terima kasih banyak..!?!
arkan x berkata
0ww..iya mas klo boleh saya mau minta gambar siklus proses terjadinya hujan es dan hujan asam donk…thank’s..!!!
Regi berkata
mas, sy mau tanya bgmana cara menghitng debit atau curah hujan yg jatuh, tlng krm ke email sy a mas.. Thanks.
ardina berkata
mas, aku mint tolong dong…
ku udah nyari kemana-mana tentang data curah hujan jogjakarta perstasiunnya…
bisa kirimin ke e-mailku ga?
makasih sebelumnya
rhenny berkata
dimana ce mencari data curah hujan provinsi yang 10tahun??????????????
fahmi berkata
minta data curah hujan lampung dong 10 th terakhir. tq
farid berkata
mas saya mau tanya tentang el nino :
ketika el nino terjadi, suhu permukaan laut di naik dan otomatis evapotranspirasi tinggi, tapi mengapa di Indonesia curah hujannya sedikit???
makasih sblumnya atas jawabannya
Donaldi berkata
Menanggapi pertanyaan tentang fenomena El-Nino, perlu diketahui bahwa pada saat El-Nino terjadi kenaikan suhu permukaan laut di bagian timur Samudra Pasifik (pantai barat Amerika selatan). Hal ini menyebabkan terjadi “warm pool” di pantai barat Amerika Selatan. Akibatnya memang terjadi evaporasi air laut yang tinggi di bagian timur Samudra Pasifik dan menyebabkan terjadinya banyak awan di wilayah tersebut. Akan tetapi, adanya “warm pool” di bagian timur Samudra Pasifik, menyebabkan wilayah tersebut memiliki tekanan udara lebih rendah dibandingkan dengan bagian barat Samudra Pasifik (bagian timur Papua), hal ini menyebabkan melemahnya angin pasat (trade wind) di laut Pasifik dan menguatnya angin barat-an (dari barat ke timur) di Samudra Pasifik yang membawa uap air dari wilayah Asia Selatan dan Indonesia ke Samudra Pasifik karena sifat angin bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Pergerakan uap air oleh angin ke bagian timur laut Pasifik terjadi secara masif karena luasnya laut Pasifik. Hal ini yang menyebabkan mengapa di Indonesia kehilangan uap air karena kebanyakan uap air terbawa ke bagian timur samudra Pasifik dan menyebabkan hujan besar dibagian selatan USA dan pantai barat Peru. Dampak yang dirasakan di Indonesia khususnya sudah dapat ditebak, bahwa jika kejadian El-Nino tersebut terjadi pada saat musim hujan maka curah hujan yang diperoleh akan berkurang dan jika terjadi pada musim kemarau maka dapat menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan seperti pada tahun 1997-1998 yang merupakan tahun El-Nino terkuat yang terakhir kita rasakan di Indonesia. Perlu diketahui juga bahwa El-Nino (ENSO) hanya salah satu dari banyak faktor yang mempengaruhi iklim di Indonesia, seperti misalnya : Indian Ocean Dipole, Suhu muka laut di perairan Indonesia, Asia Monsun dan faktor-faktor lokal.
Semoga bermanfaat.
kadarsah berkata
Jadi suhu permukaan laut di naik dan otomatis evapotranspirasi tinggi itu betul tapi itu terjadi di laut Pasifik yang dikenal istilah Pasifik Ekuatorial. Nah, karena luasnya daerah tersebut maka para ilmuwan membagi kedalam beberapa area sehinga dikenalnya istilah Nino3,Nino3.4,Nino1,Nino2. Sehingga menyebabkan definisi tentang El Nino pun akan berbeda yang selanjutnya akan dibedakan El Nino kuat,lemah dan moderate.
syamsul berkata
asslm… mw naya pak … untuk mengetahui indeks penguapan suatu perairan gimna ya??/ apakah kita butuh angin zonal , meridional atw angin komponen w? mohon penjelasannya… dari taruna amg
Hendry.. berkata
Mas ada data hujan harian di daerah jawa barat mulai tahun 1916 s/d 1988 ga? sy kalo ada boleh diminta ga? dibayar juga gpp, moga2 bisa dpat gratis…. thankyu..